10 Pertanyaan Mendasar Sebelum Anda Membeli Bisnis Franchise (Bag-4)

4. Apa yang membuat anda FUN ? Business is FUN !
Pertanyaan ke-4 ini mungkin bagi sebagian anda hanya slogan semata, tetapi bagi semua pebisnis sukses pasti senyum dan tawa tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari. Kebahagiaan dan serunya menjalankan bisnis juga terbagi dengan semua keluarga tercinta bukan sebaliknya. Anda tidak ingin bisnis anda menjadi ‘istri atau suami’ kedua anda bukan ? kalau ada yang menjawab YA sebaiknya jangan meneruskan membaca artikel saya ini, karena saya ingin semua pebisnis franchise di Indonesia sukses lahir batin.  Sekarang coba bayangkan dan anda rasakan apa yang selama ini membuat anda SERU ? membuat anda menjadi lebih hidup dan hati kecil anda mengatakan ‘wah ini baru menarik !’ . Maksud saya disini adalah dalam memilih bisnis franchise jangan sampai cuma ikut-ikutan atau melihat dari nilai investasi saja tetapi ada kesadaran bahwa ini adalah jenis bisnis franchise yang mau saya jalankan untuk jangka panjang. Dua kata terakhir ini adalah kata kunci dalam menjalankan bisnis franchise, ‘jangka panjang’ bukan sulap simsalabim dalam waktu dekat anda menjadi kaya dan sukses. Perlunya memerhatikan prosedur dan saran dari Master Franchisor (baca artikel sebelumnya Pertanyaan Kedua), jangan sesekali melakukan improvisasi sebelum menjalankan tes dan ukur strategi dan prosedur menjalankan setiap bisnis franchise yang anda beli. Para Master Franchisor sudah melakukan tes dan ukur jauh sebelum mereka mem-franchisekan bisnisnya.



Seru-nya memilih dan menjalankan bisnis franchise ini juga terkait dengan pengertian atas arus kas atau ‘cash-flow’ internal anda. Jangan sampai keuangan pribadi anda menjadi terganggu karena membeli dan menjalankan bisnis franchise. Ini sering terjadi bagi yang memilih untuk membeli bisnis franchise sebagai pengganti ‘gaji-bulanan’ anda sebagai karyawan. Anda tidak FUN lagi menjalankan bisnis ini apabila kondisi keuangan anda bermasalah. Pastikan hutang-hutang dimasukan ke dalam rencana keuangan anda sehingga semua terlihat seimbang antara pengeluaran dan pemasukan. Dengan adanya bisnis ini, seharusnya sisi pemasukan anda lebih meningkat dibanding pengeluaran. Sedikit tips, seiring tinggi nya pemasukan anda pastikan gaya hidup anda tetap atau malah diturunkan ke level yang masih masuk akal.

Memilih bisnis franchise juga harus mempunya pola pikir yang tepat yaitu tidak boleh ada pola pikir ‘I KNOW’ atau semuanya saya tahu. Ini sering terjadi apabila anda seorang Manager di perusahaan dan merasa sudah mempunyai pengalaman puluhan tahun di bidang manajemen, membeli bisnis franhise ingin menerapkan semua ilmu yang anda punya untuk menjalankan bisnisnya. Kalau itu yang terjadi, saya jamin tidak lebih dari 3 tahun bisnis anda akan berhenti dan anda akan mulai menyalahkan Master Franchisor untuk kesalahan yang sebenarnya anda lakukan sendiri.